FBan Cari Teman atau TTM ..??

Tidak bisa dipungkiri jejaring sosial facebook banyak digemari oleh ibu-ibu muda bersuami dan tidak punya  pekerjaan tetap selain ngurus rumah tangga . Daripada keluyuran gak karuan mendingan kita FBan begitu kata sebagian dari mereka menjawab.  Dibanding Twitter ternyata FB lebih disukai , alasanya apa aku gak ngerti mungkin kapan-kapan aku mau  tanya lagi sama mereka.

Fenomena FB dikalangan ibu-ibu muda yang sudah bersuami semakin marak , karena selain bisa diakses melalui PC dan Laptop . FB  juga bisa dengan mudah diakses melalui HP yang harganya bisa dijangkau oleh mereka yang pendapatan suaminya tidak terlalu besar. Cukup dengan HP  produk-  produk Cina yang sekarang banyak diiklankan di televisi dan  dengan pulsa Rp. 2000,00 sehari , maka kita bisa berFBan seharian.

Aku sering melihat , ibu-ibu sekarang dimana mereka berada selalu tak bisa lepas dengan HP. Kemana-mana HP selalu ditenteng kecuali ke kamar mandi. ” Takut statusku ada yang komen , ntar aku telat balas….. !” begitu Gina berucap suatu waktu. Lain lagi yang dikatakan Isti, ” Hidupku tidak bisa lepas dari FB , sehari tanpa FB rasanya ada yang kurang !” katanya . Itulah sebagian dari  fenomena FB diantara teman-temanku saat ini.

Mungkin fenomena tadi belum seberapa dibandingkan  dengan pengalaman Mbak Ayu ( nama samaran )  sebutlah  demikian , dia masih temanku juga. Gara- gara FB, akhirnya dia bercerai dengan suaminya. ” Kok bisa , gara- gara FB kalian bercerai ?” kataku gak mengerti.

Ini cerita dia. Saat itu suaminya sedang dinas keluar kota selama 7 hari . Seperti biasa dia online tengah malam karena gak bisa tidur, kebetulan malam itu yang ada chat room beberapa cowok . Mungkin karena si cowok  merasa ada mangsa tengah malam, mengingat dalam  profile status  Mbak Ayu adalah menikah. Dia berfikir, pasti ini adalah ibu-ibu kesepian yang sedang mencari kehangatan via dunia maya.

Masih menurut Mbak Ayu, obrolan malam itu berlangsung selama 4 jam . Ternyata obrolanpun dilanjut besok dan besoknya lagi , sampai pada akhirnya mereka melakukan  cyber sex beberapa kali.  Mungkin karena merasa  ” cocok ” , keduanya lalu melanjutkan dengan pertemuan secara nyata di sebuah hotel.  Begitulah, sampai suatu hari suaminya mengetahui perbuatan istrinya dan tak dapat dicegah, akhirnya perceraianpun terjadi.

Mungkin itu sebagian  efek dari FBan, walaupun tidak semua ibu – ibu yang saat ini gemar FBan melakukan hal demikian. Banyak juga kok, temen-temenku yang lain menggemari FB  hanya untuk bersosialisasi dan menambah erat persabatan melalui dunia maya. Walaupun tidak sedikit juga FBan hanya untuk mencari selingkuhan atau TTM.

Posted on June 1, 2011, in Kajian sosiologis. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: